Ekspose Hasil dan Penutupan : IAKN Manado bersama PTKIN Sukses Melaksanakan KKN Nusantara Tahun 2022 di Kabupaten Minahasa Utara

KKN Nusantara Tahun 2022 mengusung tema “Riset Kolaboratif Peace Building – Penguatan Moderasi Beragama Merajut Multikulturalisme di Bumi Nusantara” memasuki tahapan akhir pelaksanaannya yaitu Ekspose Hasil dan Penutupan yang digelar di JG Center Kabupaten Minahasa Utara, Senin (22/08/22).

Pelaksanaan KKN Nusantara Tahun 2022 telah melewati berbagai tahapan mulai dari pendaftaran, pengumuman dan seleksi peserta, survei lokasi KKN, Pembekalan serta pelepasan mahasiswa KKN dan pelaksanaan riset lapangan yang berlangsung selama 45 hari mulai dari tanggal 15 Mei 2022 sampai 21 Agustus 2022.

Penyelenggaraan kegiatan ini dalam rangka kerjasama antar Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) yakni Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya serta Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Rektor IAKN Manado, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan perhatian dari pemerintah dan masyarakat menerima kehadiran mahasiswa KKN Nusantara Tahun 2022 mulai dari awal sampai akhir pelaksanaan.

“Saya melihat berbeda dengan pertemuan awal dimana para mahasiswa masih duduk berkelompok tapi setelah acara penutupan ini semua sudah berbaur bahkan tidak ingin terpisah karena keakraban yang terjalin saat KKN Nusantara berlangsung. Banyak kegiatan dan program yang sudah dilakukan oleh mahasiswa.” Tutur Rektor.

Dilanjutkan Rektor, IAKN Manado adalah satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri yang bergabung dengan Perguran Tinggi Keagamaan Islam Negeri dalam KKN Nusantara 2022.

“Kami bersyukur IAKN Manado dapat diajak dalam KKN Nusantara yang bersifat kolaboratif ini. Bersyukur mahasiswa kami diikutkan sehingga mereka mendapatkan banyak pengalaman baru.” Ucap Rektor.

Rektor juga bersyukur dengan adanya KKN kolaboratif dapat menghasilkan desa moderasi beragama yang disetujui oleh Bupati Minahasa Utara dan sesuai dengan indikatornya yakni cinta tanah air, tidak ada tindakan kekerasan, memiliki semangat toleransi kerukunan, menghargai budaya lokal.

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menyampaikan bahwa KKN merupakan puncak dari perkuliahan. KKN membuat mahasiswa mengekspresikan pengetahuan yang dimiliki, pergaulan yang lebih luas, membuka wawasan yang seluas-luasnya terhadap kondisi dan situasi yang ada di tengah masyarakat.

“Apa yang kita (mahasiswa) pelajari melalui pembelajaran formal di perkuliahan saat KKN memberikan kesempatan kepada kita untuk menunjukkan bahwa kita memiliki kemampuan lebih atau yang lebih tinggi. Mahasiswa sudah melalukan banyak karya dan akan memberikan kesan yang sangat mendalam bagi masyarakat. Begitu banyak kontribusi yang diberikan mahasiswa saat melaksanakan KKN Nusantara. Jadikan KKN ini bermakna bagi kalian.” Jelas Bupati.

Bupati juga mengucapkan banyak terima kasih karena sudah menggagas dan menginisiasi kegiatan KKN Nusantara serta sudah ikut membangun konsep keberagaman, konsep Bhineka Tunggal Ika juga konsep Moderasi Beragama di Kabupaten Minahasa Utara.

“Keberagaman/perbedaan kita adalah kekuatan kita. Masa depan bangsa ada ditangan adik-adik mahasiswa sekalian.” Tutup Bupati.

KKN Nusantara dilaksanakan di 8 (Delapan) Desa yaitu, Desa Maen, Kema, Wineru, Kalinaun, Kima Bajo, Paputungan, Munte dan Laikit.

Turut Hadir dari IAKN Manado Dr. Olivia Ch. Wuwung, ST. M.Pd (Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan), Dr. Meily M. Wagiu, M.Th (Ketua LP2M), Margrith Loho M.Th (Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat). Dari IAIN Manado, Dr. Marwan Razak, M. Pd. I (Karo AUAK) dan Dr. Arhanuddin Salim, M.Pd.I (Ketua LP2M). Dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Rubaidi, M.A (Wakil Dekan 3 Fakultas Psikologi dan Ilmu Kesehatan), Hernik Farisia (LPPM) dan Muhlisin (Fakultas SAINTEK). Selain itu, Dr. Abdul Kadir, M.Ag (Ketua LPPM IAIN Kendari), Dr. Arif Rahman (Dosen Pembimbing Lapangan IAIN Ponorogo), Achmad Munif, MM (Kepala Pusat Pengabdian IAIN Cirebon).

Tampak hadir mendampingi Bupati Minahasa Utara, Drs. Rivino Dondokambey (Sekretaris Daerah), Para Kepala Dinas, Camat dan Hukum Tua. *DOP/Editor:JEW

Facebook 
Instagram
Kementerian Agama 
Website IAKN Manado

Written by