Seperti Apa Dies Natalis Ke-13 IAKN Manado di Era New Normal?

Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado adalah satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri di Sulawesi Utara di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-13 IAKN Manado pada 21 Juli 2020, maka hari ini Jumat 24 Juli 2020 bertempat di Aula IAKN Manado perayaan Dies Natalis digelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam nuansa batik dan masker khas berwarna ungu, ibadah Dies Natalis ke-13 IAKN Manado dipimpin oleh Ketua Pucuk Pimpinan KGPM, Gembala Fetrisia Aling, M.Th. Kitab Kolose 3:23 yang tertulis: “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia” menjadi landasan Firman Tuhan. Dalam khotbahnya, Gembala menyampaikan setiap datang ke IAKN Manado seperti datang ke rumah. Mengapa berbicara rumah? Karena, berbicara rumah di dalamnya ada keluarga.  Sebagai sebuah keluarga, Rasul Paulus mencermati kehidupan keluarga di masa pelayanannya dan timbul keprihatinan.

Dijelaskannya, dimensi relasi dalam ketulusan itu sangat penting. Sebab dalam ketulusan rasa curiga bisa hilang. Apalagi, pandemi seperti ini, semua saling mencurigai, curiga tidak mengenakan. Kalau dalam keluarga dimensi ketulusan sangat mahal harganya, tidak bisa dibeli dengan uang, tidak bisa ditukar denga harta. Uang akan menjauhkan relasi. Paulus melihat relasi dalam keluarga bisa rusak karena warisan. Soliditas kekuatan yang utuh yang tidak bisa dicerai-beraikan. Ditambahkannya, perjuangan Rektor IAKN Manado sungguh luar biasa dalam mengemban tugas dan tanggungjawab untuk IAKN Manado yang semakin maju dan berkembang di bawah kepemimpinannya.

“Tuhan memberikan hikmat dan membuka jalan bagi kepemimpinan ibu Rektor karena tetap mengandalkan Tuhan. Rektor sebagai orang tua harus mendampingi anak-anaknya dalam suatu lembaga. Perjuangannya untuk IAKN Manado tidak mungkin berjalan dengan baik dan kalau masing masing di dalamnya berpikir bagi dirinya sendiri tidak ada kekompakkan maka tidak akan berkembang seperti sekarang ini. Musuh terbesar yang paling sulit kita kalahkan adalah diri sendiri. Sebab melawan keakuan, melawan keegoisan, bukanlah hal yang mudah. Bersama belum tentu sama dan satu belum tentu bersama. Dan apakah Tuhan menjadi fondasi dalam kesatuan? Kalau torang baku kase jatuh bukang kase jatuh manusia tapi kase jatuh pa Tuhan” Ujar Ketua Pucuk Pimpinan KGPM yang juga pernah menjadi Tenaga Pengajar di IAKN Manado.

Rektor IAKN Manado, Pdt. Dr. Jeane M. Tulung, S.Th., M.Pd mengawali sambutannya dengan menyampaikan pujian syukur kepada Tuhan Yesus karena boleh berada dalam acara sukacita Dies Natalis IAKN Manado ke-13. Perayaan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tetapi, dalam keadaan pandemi covid-19 tidak menghalangi kita untuk mengingat kebaikan Tuhan dalam kiprah IAKN Manado. Tanpa menghilangkan sejarah pelaksanaan dies natalis ke-13 IAKN Manado tetap kami laksanakan. Kami pun dituntut bekerja keras melakukan penguatan sumber daya manusia. Dan puji Tuhan Dosen kami ada yang baru menyelesaikan studi doktoral yakni Dr. Semuel Selanno, M.Th dan Dr. Deflita Lumi, S.PAK., M.Pd dan masih ada beberapa dosen kami yang sementara menempuh studi doktoral dengan skema sandwich di dalam maupun luar negeri. Di akhir sambutannya Rektor IAKN Manado mengajak seluruh keluarga besar agar terus bekerja, terus berusaha dan teruslah belajar. Menghadapi tantangan zaman, tantangan teknologi, tantangan kehidupan yang semakin kompetitif, teruslah percaya bahwa Tuhan bersama orang-orang yang bekerja keras, teruslah mengabdi kepada nusa dan bangsa, teruslah bekerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab serta penuh rasa syukur.

Nuansa kali ini memang berbeda dari perayaan Dies Natalis sebelumnya, karena aula yang biasanya dipenuhi dan dipadati harus diatur dengan jarak yang berjauhan. Tetapi syukur pelaksanaan Dies Natalis ke-13 IAKN Manado boleh dihadiri oleh para Wakil Rektor, para Kepala Lembaga, para Dekan, Direktur Pascasarjana, para Wakil Dekan, Wakil Direktur Pascasarjana, para Guru Besar, para Dosen, Kepala Biro, para Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian, para Tenaga Kependidikan serta perwakilan mahasiswa. Selain itu IAKN Manado mendapat kado spesial melalui video ucapan dari Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si, Direktur Pendidikan Kristen pada Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI Dr. Pontus Sitorus, M.Th, Ketua Implementing Unit Program Doktoral dan Kerjasama Luar Negeri pada Ditjen Bimas Kristen Prof. Dr. Achmad Syahid, M.Ag., serta Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke O. Roring, M.Si.

 

Penulis : DOP
Editor : JJL
Fotografer : RKG
Sumber : MBC IAKN Manado

Categories: Berita IAKN