Program Studi Strata 3 (S3) Pendidikan Agama Kristen (PAK) Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado sukses menggelar Ujian Promosi Doktor secara Dalam Jaringan (Daring) melalui aplikasi Zoom Meeting dan Luar Jaringan (Luring) di Aula IAKN Manado. Pelaksanaan ujian digelar selama 2 (Dua) hari mulai dari tanggal 9-10 September 2021 dan kembali mengukir sejarah dengan mencetak 5 (Lima) Doktor baru.

Budaya Masamper Sebagai Strategi Konseling Pastoral Bagi Misi Pendidikan Kristiani di Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) merupakan judul Disertasi dari Pendeta (Pdt) Dr. Yohan Brek, M.Th., M.Pd dengan Promotor Prof. Dr. Benny B. Binilang, MS yang juga Anggota II/Penguji , Ko-Promotor Dr. Ervin Sintje Abram, M.Th yang juga Anggota III/Penguji, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd (Ketua/Penguji), Dr. Wolter Weol, S.Th., M.Pd (Sekretaris/Penguji), Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si (Penguji Eksternal), Dr. Semuel Selanno, M.Th (Anggota I/Penguji) dan Dr. Max Ruindungan, M.Pd (Anggota IV/Penguji)  membuka ujian promosi Doktor di hari pertama, Kamis (09/09/2021).

Suasana haru dan bernuansa budaya Nusa Utara sesuai judul disertasi yang dipaparkan dilengkapi dengan penampilan Tarian Masamper dari Grup Masamper Narwastu Manado dibawah pangataseng (pimpinan masamper) Bapak Ulong Dingalai turut menghangatkan di awal ujian promosi Doktor.

Pdt. Yohan Brek, M.Th., M.Pd merupakan Dosen dan Ketua Program Studi Pastoral Konseling Fakultas Teologi.

Selanjutnya, Promovendus Santi Yanti Kalangi, M.Pd.K dengan judul Disertasi “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Pemberian Kompensasi dan Iklim Kerja Sekolah Terhadap Kinerja Sekolah Dasar Kristen GMIM di Kota Tomohon”. Promotor Prof. Dr. A. P. P. Undap, M.Pd dan Ko-Promotor Prof. Ellen Kambey, MA., Ph.D. Sementara itu, Pengujinya adalah Prof. Joppi Rondonuwu, MA.Ed., Ph.D (Penguji Eksternal/Rektor)., Prof. Dr. Drs. Julius H. Lolombulan, M.Stat., Dr. Jeane M. Tulung, S.Th., M.Pd., Dr. Max Ruindungan, M.Si dan Dr. Wolter Weol., S.Th., M.Pd.

Santi Yanti Kalangi, M.Pd.K merupakan Kepala Sub. Bagian Ortala dan KUB Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara.

Ujian Promosi Doktor hari pertama ditutup oleh Promovendus Pdt. Saul Niel Amstrong, M.Th dengan judul Disertasi “Misi Pendidikan Kristen dalam Konseling Pastoral Klinis Holistik bagi Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum, GMIM Pancaran Kasih Manado, Bethesda Tomohon dan Kalooran” dengan Promotor Prof. Daniel C. Kambey, MA., Ph.D., Ko-Promotor Dr. J. Nico Gara, MA.

Sementara itu, untuk pengujinya adalah Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd., Dr. Wolter Weol., S.Th., M.Pd., Dr. Liesje Sumampouw, Th.M (Penguji Tamu), Prof. Dr. A. P. P. Undap, M.Pd dan Dr. Olivia C. Wuwung, S.T., M.Pd.

Hari kedua dimulai dengan Promovendus Pdt. Margaretha Feybe Lumanauw, S.Th., M.Pd dan mengangkat judul Disertasi tentang Gereja dalam Pelayanan Pendidikan Non-formal Buruh Migran Perempuan di Batam. Promotor Prof. Dr. Esther Heydemans, M.Si yang juga Anggota I/Penguji dan Ko-Promotor Dr. Cyrus Lalompoh, M.Pd yang juga Anggota II/Penguji. Sementara itu, Penguji lainnya adalah Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd., Dr. Wolter Weol., S.Th., M.Pd., Prof. Dr. Benny B. Binilang, MS., Dr. Anita Inggrid Tuela, M.Th. Penguji tamu adalah Dr. Richard Daulay, MA.

Pdt. Margaretha Feybe Lumanauw, S.Th., M.Pd adalah Pendeta Domisili di GMIM Zaitun Mahakeret Manado dan Sekretaris Departemen Gereja dan Masyarakat SAG Sulawesi Utara & Tengah.

Promovendus kelima dalam ujian promosi Doktor yakni Maison Daud, M.Pd.K dengan judul Disertasi “Perkembangan Kurikulum Sekolah Minggu Gereja-Gereja di Manado”. Promotor Prof. Dr. A. P. P. Undap, M.Pd yang juga Anggota I/Penguji dan Ko-Promotor Dr. Johanna P. Setlight, M.Th yang juga Anggota IV/Penguji. Sementara itu penguji lainnya adalah Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd., Dr. Wolter Weol., S.Th., M.Pd., Prof. Daniel C. Kambey, MA., Ph.D., Dr. Farno B. A. Gerung, M.Th dan Dr. Arthur Rumengan, M.Th (Penguji Tamu).

Maison Daud merupakan salah satu Dosen di IAKN Manado yang konsentrasi pengajarannya di bidang Pendidikan Anak Usia Dini. Selain itu, menjabat sebagai Kepala Sekolah SMTK Kristo Manado.

Kepada Media and Broadcasting Center (MBC) IAKN Manado, Dr. Wolter Weol, S.Th., M.Pd (Direktur Pascasarjana IAKN Manado) menyampaikan bahwa ada hal yang menarik untuk promosi Doktor ini, para mahasiswa bervariasi dalam memaparkan objek research mereka walaupun memang mandat kita itu adalah Pendidikan Agama Kristen, tetapi bagaimana kemampuan mahasiswa memperjumpakan satu objek kajian ilmu dari berbagai persepektif patut diapresiasi.

“Memang ini adalah tuntutan Pascasarjana S3, khususnya adalah multidispiliner kemudian transdisipliner. Jadi, ini sangat menarik sehingga ada beberapa mahasiswa yang melihat dari 3 konten yang berbeda misalnya bicara tentang budaya tapi bicara juga tentang pastoral tapi itu jadi misi pendidikan kristen. Oleh karena itu, kita mengalami transformasi dan paradigma berpikir tentang bagaimana nilai-nilai pendidikan Kristen itu kita peroleh justru dari nilai kultur budaya baru kemudian menjadi trans pendekatan. Itu memang dibutuhkan sekarang.” Tutur Direktur Pascasarjana.

Ditambahkan Direktur, ada beberapa hal yang mereka lihat, ada yang melihat dari perspektif budaya, pelayanan pastoral, pendidikan non-formal pada buruh migran, pendidikan sejak dini bagi anak-anak sekolah minggu di gereja-gereja.

“Ini sangat menarik bagi Pascasarjana IAKN Manado, hal ini menunjukkan bahwa gairah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan pendidikan kristiani sudah mengalami transformasi dan paradigma berpikir yang luar biasa dan itu adalah tuntutan di S3. Karena memang Visi dari S3 PAK yakni dapat menghasilkan Doktor pendidikan yang memiliki kemampuan multi dan transdisipliner. Dan apa yang diharapkan dengan visi itu sudah tercapai dan selalu akan dinamis untuk melakukan perbaikan-perbaikan tentunya.” Ujar Dr. Wolter Weol, S.Th., M.Pd.

Direktur juga mengungkapkan harapan kedepan bahwa S3 Prodi PAK Pascasarjana IAKN Manado akan mengarahkan mahasiswa bagaimana kemampuan mereka  melihat secara lebih mendalam objek-objek material yang akan menjadi kajian mereka dan bagaimana mereka juga memiliki kemampuan untuk mengkonstruk ilmu pengetahuan dari berbagai perspektif untuk melihat satu persoalan.

“Jadi satu persoalan dapat dilihat dari berbagai perspektif dan itu adalah suatu kebutuhan sehingga disinilah kolaborasi pendekatan/kolaborasi ilmu. Sebab, tidak ada satu persoalan dapat diselesaikan dengan satu objek formal saja dalam pendidikan tetapi satu objek material itu harus diselesaikan dengan berbagai objek formal lainnya. Dengan demikian, kolaborasi perspektif iilmu ini sangat penting. sehingga kemampuan mahasiswa pada level S3 sesuai manddat keilmuan.Perlu digaris-bawahi bahwa harus ada novelty atau kebaruan. Artinya, untuk membedakan dengan temuan-temuan yang lain mungkin bisa saja melihat satu objek material sama karena orang melakukan kajian tetapi harus ada yang berbeda dengan orang lain sehingga tidak terkesan duplikat, bahkan yang berbeda itu kita memunculkan gagasan-gagasan strategik baru yang sangat relevan dengan kebutuhan pasar.” Tutup Direktur Pascasarjana IAKN Manado.

Banyak selamat kepada Pdt. Dr. Yohan Brek, M.Th., M.Pd., Dr. Santi Yanti Kalangi, M.Pd.K., Pdt. Dr. Saul Niel Amstrong, M.Th., Pdt. Margaretha Feybe Lumanauw, S.Th., M.Pd dan Dr. Maison Daud, M.Pd.K.

Penulis : DOP
Editor : DOP
Sumber Berita : MBC IAKN Manado

X