
Manado — Mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado meraih penghargaan Most Innovative Business Idea dalam International Final Competition EcoBoss Greenpreneurship Program. Pada kompetisi yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini, tim IAKN Manado mengajukan inovasi pupuk organik gel “Kris-Fertilizer” sebagai solusi awal untuk pemanfaatan skala rumah tangga dan pekarangan.
Tim terdiri dari Kristian Lobert Ayomi, Yohana Morin, Daniel Hendrik Mambraku, Kristovel Manggaprouw, dan Wesdryjani Kalilago. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Academy of Entrepreneurs bekerja sama dengan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Pemerintah Australia, dan berlangsung sejak September hingga November melalui rangkaian pelatihan, pendampingan, serta seleksi bertahap berbasis proyek kewirausahaan.
Keterlibatan tim mahasiswa IAKN Manado merupakan bagian dari implementasi pembelajaran Mata Kuliah Kewirausahaan Sosial dan Ekonomi yang diampu oleh Natalia Lahamendu, M.Si., dan Solideiglory Assa, M.Si. Mata kuliah ini berfokus pada pengembangan ide usaha yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendorong mahasiswa memahami aspek keberlanjutan dalam pengembangan produk.
Dalam tahap penilaian, tim mempresentasikan pupuk organik gel tersebut sebagai alternatif yang dapat diterapkan pada tanaman pekarangan dan kebun kecil. Pendekatan ini dinilai selaras dengan upaya mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif, baik untuk kebutuhan harian maupun sebagai sumber nilai ekonomi sederhana. Sederhananya proses pembuatan serta potensi aplikatifnya menjadi salah satu faktor yang diapresiasi oleh para juri.
Setelah dinyatakan masuk Final 6 Besar, tim mahasiswa mengikuti sesi pitching langsung di hadapan dewan juri, menjelaskan manfaat sosial dari inovasi tersebut serta peluang pengembangannya melalui pengujian lanjutan. Sesi ini menjadi bagian penting dalam penentuan hasil akhir kompetisi.
Salah satu juri, Todd Dias, Consul Australia di Makassar, memberikan apresiasi terhadap ide yang dipresentasikan. Ia menilai bahwa gagasan mahasiswa IAKN Manado menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan dan memiliki potensi dikembangkan lebih jauh jika didukung proses riset dan validasi produk.
Melalui penilaian lima juri profesional, tim IAKN Manado diumumkan sebagai penerima penghargaan Most Innovative Business Idea. Pencapaian ini menjadi pengalaman signifikan bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi kewirausahaan, presentasi ilmiah, dan kemampuan problem-solving di tingkat internasional.
Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa prestasi ini merefleksikan komitmen institusi dalam mendukung mahasiswa menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan akademik di lingkungan kampus.