
Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo pada Selasa (20/01/2026). Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi kelembagaan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
MoU tersebut ditandatangani oleh pimpinan IAKN Manado Dr. Olivia Cherly Wuwung, ST., M.Pd dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Dr. H. Kaswad Sartono, M.Pd.I, dalam sebuah kegiatan resmi yang berlangsung dengan khidmat. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam pengembangan pendidikan keagamaan Kristen, moderasi beragama, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan.
Rektor IAKN Manado Dr. Olivia Cherly Wuwung, ST., M.Pd menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai pihak, khususnya Kementerian Agama di daerah. Ia berharap MoU ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program-program nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Dr. H. Kaswad Sartono, M.Pd.I, mengapresiasi terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan IAKN Manado sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama, terutama dalam penguatan moderasi beragama dan peningkatan kualitas layanan pendidikan keagamaan.

Melalui penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan berbagai bentuk kerja sama, antara lain pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, penelitian bersama, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta pertukaran narasumber dan tenaga ahli.
Diharapkan, sinergi antara IAKN Manado dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bidang keagamaan dan pendidikan, serta memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di kawasan Indonesia Timur.