IAKN Manado dan STABN Sriwijaya Teken MoU, MoA, dan IA untuk Perkuat Kolaborasi Lintas Iman

Manado, 5 Desember 2025 — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado dan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), serta Implementation Agreement (IA). Penandatanganan berlangsung di Kampus IAKN Manado dan menjadi langkah penting dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain MoU tingkat institusi, kerja sama ini turut diperkuat melalui penandatanganan MoA serta Implementation Agreement antara STABN Sriwijaya dan empat unit akademik di IAKN Manado, yakni Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen, Fakultas Teologi, Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Keagamaan, serta Pascasarjana. Dokumen MoA memuat rincian program kolaboratif yang akan dilaksanakan, sementara IA berfungsi sebagai dasar hukum pelaksanaan kegiatan di tingkat teknis.

Momentum penandatanganan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan “Harmony Dialogue: Ekoteologi dalam Perspektif Kristen dan Buddha—Bersama Menebar Kasih Bagi Manusia dan Alam Semesta.” Program ini bertujuan mendorong dialog lintas iman, memperkuat kolaborasi akademik, serta meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan menebarkan kasih bagi sesama manusia maupun alam.

Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., M.Pd, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas iman dalam konteks akademik. “Hari ini kita bukan hanya menyaksikan penandatanganan MoU antara IAKN Manado dan STABN Sriwijaya, tetapi juga MoA dan IA yang menguatkan implementasi kerja sama dalam kegiatan ilmiah lintas iman. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarumat beragama dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua STABN Sriwijaya, Dr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd, turut memberikan sambutan yang menekankan nilai strategis kerja sama ini. “Kerja sama ini bukan hanya merupakan wujud komitmen dua lembaga pendidikan tinggi keagamaan, tetapi juga langkah nyata dalam membangun harmoni antarumat beragama. Melalui kolaborasi akademik dan dialog ekoteologi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kelestarian lingkungan dan pembangunan karakter berbasis nilai kasih serta welas asih,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama ini akan membuka peluang bagi program-program inovatif yang berdampak luas.

Acara penandatanganan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi. Dari IAKN Manado hadir Dr. Heldy Jerry Rogahang, M.Th (Wakil Rektor I), Dr. Arthur F.B. Gerung, M.Th (Wakil Rektor II), Dr. Anita Inggrith Tuela, M.Th (Wakil Rektor III), Anneke M. Purukan, S.PAK., M.Pd (Kepala Biro AUAK), serta Dr. Wolter Weol, S.Th., M.Pd (Direktur Pascasarjana).

Sementara dari STABN Sriwijaya hadir Kabag AUAK, Wakil Ketua II Bid. Administrasi, Wakil Ketua III Bid. Kemahasiswaan, Ketua Senat, serta JF Perencana. Turut hadir pula Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Agama Buddha Kanwil Kemenag Sulawesi Utara, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif kolaboratif ini.

Kerja sama ini diharapkan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan antara kedua lembaga, sekaligus menjadi langkah maju dalam membangun jembatan harmonis antaragama di Indonesia. Melalui kegiatan “Harmony Dialogue”, kedua institusi optimis dapat menciptakan ruang diskusi yang konstruktif serta memperkuat hubungan antar komunitas agama demi terwujudnya masyarakat yang lebih damai dan saling menghormati.