
Manado — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado bekerja sama dengan MAFINDO Manado menyelenggarakan pelatihan AI Go To School (AIGTS) pada 2 Desember 2025, yang diikuti oleh 75 guru dari berbagai jenjang pendidikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi digital bagi tenaga pendidik, sekaligus implementasi kemitraan strategis yang didukung oleh Google.org dan AVPN.
Pelatihan menghadirkan dua trainer, Linda Setiawati dan Natalia Olivia, yang memfasilitasi materi mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran. Peserta diperkenalkan pada penggunaan alat-alat berbasis AI untuk pembuatan materi ajar, perencanaan pembelajaran, asesmen, serta pengembangan media kreatif yang mendukung proses belajar di kelas. Pendekatan pelatihan berbasis praktik memungkinkan guru memahami cara kerja AI secara langsung dan menerapkannya secara bertanggung jawab.
Kegiatan diawali sambutan oleh Koordinator Wilayah MAFINDO Manado, Dr. Taufani, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas digital bagi guru sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi. Ia juga menyampaikan bahwa kolaborasi dengan IAKN Manado menjadi langkah strategis dalam memperluas literasi digital yang berbasis pemahaman kritis dan etis.

Sambutan kedua disampaikan oleh Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., M.Pd., yang menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial, kini menjadi salah satu kompetensi penting dalam dunia pendidikan. Beliau menyampaikan apresiasi kepada Mafindo serta seluruh peserta, dan secara resmi membuka pelatihan.
AIGTS sebagai Inisiatif Literasi Digital Nasional
Program AI Go To School merupakan inisiatif yang dirancang untuk memperkuat literasi digital di lingkungan sekolah dan kampus. Berbasis pada kerja sama MAFINDO dengan dukungan Google.org dan AVPN, program ini fokus pada tiga aspek utama:
- Pemahaman etis penggunaan AI, termasuk keamanan, privasi, dan evaluasi informasi;
- Peningkatan kompetensi pedagogis berbasis teknologi, terutama dalam pembuatan konten, asesmen, dan perencanaan pembelajaran;
- Pencegahan misinformasi, dengan membekali tenaga pendidik kemampuan menilai dan memfilter informasi digital.
Melalui kegiatan ini, guru diharapkan memperoleh pemahaman lebih komprehensif mengenai peran AI dalam pembelajaran dan mampu mengintegrasikannya secara efektif, adaptif, dan bertanggung jawab di lingkungan sekolah masing-masing. Pelatihan ini sekaligus mempertegas komitmen IAKN Manado dan MAFINDO dalam mendukung pengembangan sumber daya pendidikan yang relevan dengan kebutuhan era digital.