
Manado — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, secara resmi menandatangani prasasti sekaligus melaunching Kampus Moderasi Beragama Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado di Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (24/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula IAIN Manado dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas institusi.
Acara diawali dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh Kepala Biro AUAK IAIN Manado, H. Rikson N. Hasanati, M.Pd.I., dan Kepala Biro AUAK IAKN Manado, Pdt. Anneke M. Purukan, S.PAK., M.Pd., sebagai simbol komitmen bersama dalam merawat kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
Rektor IAIN Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.H.I., dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan bahwa peluncuran Kampus Moderasi Beragama menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara IAIN Manado dan IAKN Manado dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berlandaskan nilai-nilai moderasi beragama.
Sementara itu, Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, ST., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kehadiran Menteri Agama RI di Kota Manado, Sulawesi Utara, dalam rangka peluncuran Kampus Moderasi Beragama sekaligus menyapa umat Kristiani di daerah ini. Menurutnya, kehadiran Menteri Agama memiliki makna yang sangat strategis dan simbolik, bukan hanya sebagai penegasan komitmen negara dalam merawat kebinekaan dan harmoni kehidupan beragama, tetapi juga sebagai wujud nyata perhatian dan pengakuan pemerintah terhadap kontribusi umat Kristiani serta perguruan tinggi keagamaan Kristen dalam memperkokoh persatuan bangsa.
Lebih lanjut, Rektor IAKN Manado menegaskan bahwa peluncuran Kampus Moderasi Beragama di IAKN Manado menjadi penanda penting bahwa moderasi beragama tidak berhenti pada tataran wacana kebijakan, melainkan dihidupi melalui pendidikan, dialog, dan praksis kehidupan kampus. Kehadiran Menteri Agama semakin menguatkan peran IAKN Manado sebagai ruang pembelajaran nilai-nilai keagamaan yang inklusif, toleran, dan berkeadaban. Rektor juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan Menteri Agama menyapa umat Kristiani di Sulawesi Utara, yang dinilai menghadirkan suasana teduh, mempererat ikatan kebangsaan, serta meneguhkan semangat kebersamaan dalam membangun Indonesia yang rukun dalam keberagaman.
Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, SE., M.Si., dalam sambutannya berharap agar Sulawesi Utara yang dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi tinggi dapat terus menjadi teladan nasional melalui kontribusi nyata dunia pendidikan tinggi.
Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Menteri Agama RI merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam merawat kemajemukan. Ia menekankan agar IAKN Manado dan IAIN Manado tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga dalam membangun iman yang moderat, inklusif, dan berwawasan kebangsaan.

Dalam sambutan dan arahannya, Menteri Agama RI menyampaikan bahwa apabila seluruh persyaratan dan proses administrasi terpenuhi, maka IAKN Manado dan IAIN Manado dapat melanjutkan proses alih status perguruan tinggi. IAKN Manado diharapkan menjadi satu-satunya perguruan tinggi Kristen negeri di Provinsi Sulawesi Utara, sementara IAIN Manado diarahkan untuk beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
Menteri Agama juga menegaskan bahwa kedua perguruan tinggi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi Kampus Moderasi Beragama, tetapi juga berperan sebagai Laboratorium Moderasi Beragama yang melahirkan gagasan, praktik, dan teladan kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat majemuk. Menurutnya, semakin mendalam seseorang mempelajari ajaran agamanya, semakin besar pula sikap toleransi yang tumbuh dalam dirinya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Agama RI A.M. Adiyarto Sumardjono, SE., M.Hum., Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd., Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Drs. Supriyadi, M.Pd., Sekretaris Menteri Agama RI Akmal Salim Ruhana, S.H.I., M.P.P., jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, pimpinan IAKN Manado dan IAIN Manado, serta dosen dan tenaga kependidikan dari kedua perguruan tinggi.