IAKN Manado dan STABN Sriwijaya Gelar Seminar Nasional “Harmony Dialogue: Ekoteologi dalam Perspektif Kristen dan Buddha”

Manado, 5 Desember 2025 — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya menyelenggarakan Seminar Nasional Harmony Dialogue dengan tema “Ekoteologi dalam Perspektif Kristen dan Buddha – Bersama Menebar Kasih bagi Manusia dan Alam Semesta.” Kegiatan ini merupakan salah satu agenda utama dalam rangka memperkuat kerja sama kedua lembaga setelah resmi menjalin kolaborasi melalui penandatanganan MoU, MoA, dan IA.

Seminar nasional ini menghadirkan empat narasumber, yaitu Dr. Wolter Weol, S.Th., M.Pd (Direktur Pascasarjana IAKN Manado), Dr. Relly Poluan, M.Th (Dosen Pascasarjana IAKN Manado), Parjono, M.Pd.B (Wakil Ketua II STABN Sriwijaya), dan Dr. Suntoro, M.Pd (Wakil Ketua III STABN Sriwijaya). Bertindak sebagai moderator adalah Horasman Munthe, M.Pd.K, Sekretaris Program Studi S2 PAK.

Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., M.Pd, yang juga bertindak sebagai Keynote Speaker I, membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa dunia sedang menghadapi krisis ekologis yang berdampak luas bagi manusia dan seluruh makhluk hidup.

Rektor mengatakan bahwa isu ekologi merupakan persoalan moral, spiritual, dan peradaban, sehingga kampus memiliki tanggung jawab untuk menyediakan ruang dialog yang kritis dan solutif. Rektor menyampaikan bahwa tema Harmony Dialogue membuka ruang perjumpaan antara dua tradisi besar—Kristen dan Buddha—yang memiliki kearifan dalam memandang relasi manusia dengan alam.

Rektor juga memaparkan bahwa komitmen ekologis IAKN Manado telah berjalan sejak tahun 2009–2010 melalui berbagai gerakan edukatif dan pelestarian lingkungan, serta selaras dengan Asta Cita Presiden, Asta Program Kementerian Agama, dan tujuan global Sustainable Development Goals (SDGs). Ia menegaskan bahwa IAKN Manado memiliki SDGs Center yang aktif mengintegrasikan isu keberlanjutan dalam KKN, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Di akhir sambutannya, Rektor menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan STABN Sriwijaya dan seluruh narasumber, sekaligus meresmikan pembukaan seminar nasional Harmony Dialogue.

Ketua STABN Sriwijaya, Dr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd, selaku Keynote Speaker II, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dan menegaskan bahwa dialog lintas iman membuka kesempatan untuk menggali nilai kasih, spiritualitas, dan kebijaksanaan dari perspektif Kristen dan Buddha sebagai dasar penguatan kesadaran ekologis.

Ketua berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan kedua lembaga dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan agama yang peduli lingkungan.

Seminar nasional berlangsung dengan baik dan mendapatkan perhatian besar dari sivitas akademika IAKN Manado, delegasi STABN Sriwijaya, Pembimas Agama Buddha Kanwil Kemenag Sulawesi Utara, serta para undangan lainnya. Kegiatan dipandu oleh moderator dan berjalan dalam suasana dialogis dan akademis.

Melalui kegiatan Harmony Dialogue, kedua lembaga berharap dapat memperkuat kerja sama dalam pengembangan kajian lintas iman, pelestarian lingkungan, dan gerakan akademik yang berorientasi pada keberlanjutan hidup.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antarlembaga keagamaan serta membangun komitmen bersama dalam merawat bumi sebagai rumah bersama.