Junaydi J. Lempoy, M.Th Dosen Sejarah Gereja pada Fakultas Teologi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado dipercayakan mengikuti kegiatan Lokakarya Penulisan Cerita Anak Dwibahasa (Bahasa Daerah - Bahasa Indonesia). Salah satu bahasa daerah yang diangkat dalam kegiatan ini adalah bahasa Tonsawang.
Bahasa Tonsawang sebagai salah satu bahasa sub etnik Minahasa secara geografis berada di Kabupaten Minahasa Tenggara. Dalam hal ini, Dinas Pendidikan Kab. Minahasa - Tenggara merekomendasikan 12 orang yang salah satunya adalah Dosen IAKN Manado.
Menurutnya revitalisasi bahasa daerah sangatlah penting. Seusai kegiatan ia mengatakan: "Berkarya dalam seminggu belum bisa menuntaskan kendala bahasa yang sudah berabad-abad. Tetapi, jika tidak berkarya sama sekali, berarti melenyapkan bahasa pada abad-abad yang akan datang."

IAKN Manado sebagai perguruan tinggi di Sulawesi Utara tentu sangat mendukung upaya revitalisasi dan pelestarian bahasa daerah.
Selain itu, dengan mengikutsertakan salah satu tenaga pendidik dalam lokakarya ini, membuktikan bahwa di IAKN Manado banyak pemerhati budaya dan bahasa daerah.*JL